Di kantor pastinya kamu bertemu dengan berbagai macam tipe teman
sekantor, salah satunya adalah teman sekantor rajin. Biasanya tipe orang
ini menjadi salah satu teman sekantor teladan yang jadi contoh untuk
yang lainnya. Tapi sebalnya, ada aja orang yang nggak betul-betul rajin
alias sok rajin. Supaya kamu nggak tertipu sama teman sekantor yang sok
rajin, ini nih cara mendeteksinya!
1. Teman sekantor yang rajin biasa bekerja dalam diam
Walaupun mereka sibuk, teman sekantor yang rajin rajin terbiasa
bekerja dalam diam tanpa mengumbar tugas-tugas yang mereka kerjakan.
2. Sedangkan teman sekantor yang sok rajin mengumbar apa yang dia kerjakan ke semua orang
“Gue habis mengerjakan dokumen A nih, habis ini lanjut mengerjakan
dokumen B. Duh, belum balas email dari klien, sibuk banget deh
pokoknya!”
Padahal sih kenyataannya pekerjaannya nggak sebanyak itu kok…
3. Teman sekantor yang rajin memiliki inisiatif tinggi
Biasanya, teman sekantor yang rajin sudah melakukan sesuatu tanpa harus disuruh oleh atasan. Misalnya nge-print file dalam jumlah banyak
sekaligus tanpa komplain, atau bahkan turun tangan membantu pekerjaan
divisi lain kalau divisi tersebut lagi kekurangan tenaga, semuanya dalam
diam.
4. Nah, kalau teman sekantor yang sok rajin selalu minta dipuji
Ini nih yang biasanya kamu dengar dari teman sekantor yang sok rajin:
"Tapi, gue kan udah kerjain blablabla, kurang apa coba? Gue nggak
dihargain sama sekali!"
Kenyataannya, mereka yang lebay dan cari perhatian, serta selalu berusaha cari-cari drama supaya eksistensinya diakui. Ugh...
5. Teman sekantor yang rajin selalu berusaha bekerja semaksimal mungkin
One step further, itulah moto dari sosok teman sekantor yang rajin. Memperindah tampilan presentasi, menyetak dokumen ekstra
hanya untuk berjaga-jaga, memperdalam analisis tanpa diminta,
menyumbangkan ide yang sudah benar-benar dipikirkan sebelumnya, adalah
beberapa contoh hal-hal yang dilakukan oleh teman sekantor yang rajin,
yang selalu berusaha dengan maksimal.
6. Teman sekantor yang sok rajin terkesan selalu bekerja, tapi hasilnya nggak maksimal
Memang sih teman sekantor yang kayak gini selalu sibuk menghadap
layar komputernya dan terlihat sedang mengetik-ngetik sesuatu. Tapi,
saat ditanya mana hasil dari bagian yang dikerjakannya, doi bakalan
bilang kalau pekerjaannya terlalu susah dan waktu yang diberikan terlalu
sedikit. Intinya, cari-cari alasan melulu supaya waktu pengerjaannya
makin diperpanjang tanpa memikirkan akibatnya buat perusahaan. Duh,
amit-amit, jangan jadi teman sekantor yang kayak begini, ya...
7. Teman sekantor yang rajin sering memberi masukan untuk perusahaan dan selalu mengaplikasikannya
Walk the talk! Saat seseorang yang rajin ikut ambil bagian
lewat memberikan opini dan solusi, mereka tidak lantas mengkritisi saja
lalu melanggar sendiri apa yang sudah dikomentari. Mereka benar-benar
berusaha mengaplikasikannya karena mereka percaya akan tujuan baik yang
ada di balik suatu sistem yang diterapkan. Integritas dan loyalitas, man!
8. Sebaliknya, teman sekantor yang sok rajin ibarat tong kosong nyaring bunyinya
Kalau sedang berada dalam forum diskusi, teman sekantor yang sok
rajin bakal banyak banget memberikan masukan dan harus selalu terlihat
terlibat dalam percakapan yang sedang terjadi sampai mereka menjadi annoying buat
orang-orang lain yang ikut serta dalam diskusi ini. Tapi, saat tiba
waktunya untuk mengaplikasikan apa yang mereka sumbangkan dalam wujud
perkataan, merekalah yang paling meleset. Ada aja yang membuat mereka
nggak bisa menepati apa yang sudah disepakati bersama, ya karena itu
tadi, mereka hanya omdo alias omong doang.
9. Teman sekantor yang rajin selalu memberikan kredit atau pujian pada rekan sekerjanya dengan jujur, dan selalu enak diajak bekerja sama dalam satu tim
Seseorang yang rajin pasti serius dengan pekerjaannya dan pasti bukan
pencuri apresiasi. Jika suatu pekerjaan memang dibagi bersama dan
dilakukan dengan beberapa orang lainnya, maka karyawan yang rajin tidak
pernah lupa menyebutkan siapa saja yang turut serta bekerja dalam sebuah
proyek dan ketika harus kembali bekerja pun, mereka tidak lama-lama
bersantai karena prestasi yang lalu.
Mereka fokus dan tahu ke mana harus melangkah, enak dijadikan teman
diskusi sekaligus kolaborasi. Kamu bisa minta tolong hal terkecil
seperti mengeprint-kan dokumen dan mereka masih tetap memberikan yang
terbaik berupa hasil print out yang bagus karena mereka 100% maksimal sebagai rekan satu tim yang baik.
10. Gimana dengan teman sekantor yang sok rajin? Ibarat duri dalam daging, mereka membuat kamu nggak percaya untuk mendelegasikan tugas
Mereka memang berlaku layaknya sosok yang rajin dan bisa diandalkan,
tapi saat tugas yang diberikan tidak sesuai harapan mereka, dengan
mudahnya mereka lepas tangan. Alasannya karena hal tersebut nggak sesuai
dengan arahan lah, waktu yang diberikan kurang lah dan masih banyak
lagi segudang alasan lainnya. Alhasil, proyek pun tertunda, dan harus
ada yang mengambil alih bagian pekerjaan doi.
Hmmm...
Jadi, kamu termasuk tipe teman sekantor yang mana, nih? Gimana dengan
teman-teman kamu? Jangan lupa, buat aktivitas kamu di kantor jadi lebih
mudah dan waktu yang kamu habiskan lebih efisien dengan Canon Pixma G-series, printer unggulan
dari Canon yang bakal membantu meringankan pekerjaan kamu dan menjadi
solusi cetak dokumen dan foto yang kamu perlukan. Ingat, selalu berusaha
jadi karyawan yang rajin bukan hanya untuk menyenangkan atasan, tapi
demi menjadi pribadi yang lebih baik lagi!









