
Orangtua mana yang tak mengharapan anaknya
sukses? Semua orang tentu saja mengidamkan anaknya sukses dimasa kini
dan masa depan.
Seperti dikutif dari businessinsider, Jumat (4/maret/2016), berikut adalah 7 karakter orang tua calon pemilik anak sukses:
1. Mengajarkan anak keahlian sosial
Peneliti dari Pennsylvania State University and Duke University
menelusuri lebih dari 700 anak usia TK sampai 25 tahun dan menemukan
hubungan erat antara kemampuan sosial semasa TK menentukan sukses di
usia dewasa dua dekade mendatang.
2. Membiasakan anak mengerjakan pekerjaan rumah
Mantan Dekan Freshmen dari Universitas Stanford AS, Julie Lythcott
Haims menganggap anak yang dibiasakan mengerjakan tugas rumah akan
menjelma menjadi pegawai yang bisa bekerjasama dengan rekannya. Mereka
juga bisa memiliki rasa empati tinggi dan mampu mengerjakan tugas secara
mandiri.
3. Memiliki ekspektasi tinggi
Menggunakan data survei 6.600 anak yang lahir di tahun 2001, Profesor
Neal Halfon dari UCLA menemukan ekspektasi orang tua terhadap anaknya
bisa berdampak pencapaian yang besar.
“Orangtua yang berharap anaknya mencapai kuliah terlihat berusaha
mengatur agar anaknya bisa mencapai tujuan itu dengan pendapatan mereka
atau kekayaan yang dimiliki,” kata Halfon.
4. Memiliki hubungan harmonis
Studi dari Universitas Illinois AS menemukan anak yang berasal dari
keluarga penuh konflik, apakah kekerasan atau perceraian, berpotensi
menghadapi masa depan lebih suram dibandingkan mereka yang memiliki
orang tua harmonis.
5. Mempunyai tingkat pendidikan tinggi
Dalam Survei tahun 2014 dari University of Michigan, Psikolog Sandra
Tang menemukan jika ibu yang menamatkan kuliah sampai kuliah cenderung
jejaknya diikuti oleh anaknya. Sementara anak yang lahir dari ibu
menikah sangat muda, cenderung tak menamatkan sekolah SMA.
6. Minim stres
Menurut penelitian yang dikutip dari Brigid Schulte dari Washington
Post, jumlah jam yang disediakan ibu dengan anak berusia antara 3-11
tahun bisa memprediksi perilaku, kebahagiaan, dan pencapaian seorang
anak. Penelitian lain menyebut, ibu yang stres karena harus bertaruh
antara pekerjaan dan mencari waktu bersama anak akan berdampak buruk
bagi anaknya.
7. Menghargai usaha daripada menilai kegagalan
Jika seorang anak diberitahu mereka lolos tes karena kepintarannya,
itu akan menciptakan pikiran yang stagnan. Namun jika mereka sukses
karena usahanya, alam pikiran mereka akan berkembang dengan pesat.