Legenda Persib Tutup Usia
Almarhum juga pernah membela Timnas Indonesia era 1970 hingga 1980-an.
Mantan pelatih Persib Bandung, Risnandar Soendoro (Simamaung.com)
Kabar
duka menyelimuti keluarga besar Persib Bandung setelah mantan pemain
Maung Bandung dan Timnas Indonesia di era 1970 hingga 1980-an, Risnandar
Soendoro menghembuskan nafas terakhir, Kamis petang 3 Maret 2016 pukul
17.52 WIB.
Kabar duka ini disampaikan putra sulungnya, Ris Imantoro. Dalam
kesempatan ini, Imantoro menyampaikan, almarhum akan dimakamkan di TPU
Nagrog, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, Jumat 4 Maret 2016.
"Rencananya akan dimakamkan di TPU Nagrog, Ujungberung. Almarhum
diberangkatkan sekitar pukul 09.00 WIB," kata Imantoro yang juga
jurnalis salah satu media cetak lokal di Kota Bandung ini. Jenazah
almarhum disemayamkan di rumah duka di Jalan Ligar Sari, Awiligar,
Bandung.
Risnandar adalah sosok penting yang tercatat dalam sejarah
perjalanan Maung Bandung di era Perserikatan dan sempat beberapa kali
dipanggil membela Timnas. Permainannya yang lugas sebagai libero turut
membawa Persib kembali naik kasta ke kompetisi Divisi Utama Perserikatan
1980 setelah terdegradasi pada musim 1978.
Kemunculan kembali Persib di awal 1980 di Divisi Utama Perserikatan
tersebut bisa dikatakan jadi cikal bakal lahirnya generasi emas Persib
yang kemudian sukses meraih gelar juara Perserikatan 1986, 1990, 1992,
dan 1994.
Setelah sebagai pemain, Risnandar pun tercatat pernah beberapa kali
dipercaya menangani Maung Bandung. Di antaranya pada Liga Indonesia
musim 1995/1996 dan Ligina 2006.
Di luar aktivitasnya di dunia sepak bola, almarhum pun cukup getol
sebagai penulis. Bahkan bisa dikatakan sebagai salah satu pencetus
lahirnya buku-buku yang mengangkat tema serta sejarah Persib.
Buku-bukunya bisa dikatakan jadi salah satu referensi 'wajib' bagi para
penulis lainnya yang hendak menerbitkan buku bertemakan Persib.