Eksistensi
smartphone sangat memudahkanmu dalam menjalani kegiatan sehari-hari.
Mau komunikasi sama teman, sekarang udah ada WhatsApp atau LINE. Kalau
tersesat di jalan, gak usah tanya orang sekitar lagi, tinggal pakai
Google Map. Tapi di balik kemudahan ini, tetap ada satu hal nih yang
bikin repot. Baterai smartphone-mu, cepet banget habisnya!
Dari
zaman kamu masih pakai HP jadul, baterainya tetap saja Li-ion. Biaya
produksi yang murah dan keamanannya yang terjamin membuat para produsen
“malas” berpaling dari teknologi Li-ion ini. Akhirnya, di saat-saat
genting smartphone-mu dibutuhkan, benda ini malah mati total. Mungkin
kamu juga sering dapat komplain dari orangtua, saudara, pacar atau
teman-teman yang sering sulit menghubungimu, karena smart[phone kamu
kehabisan daya.
Belum punya powerbank? Nggak apa-apa. Kamu bisa
mengaplikasikan tips-tips di bawah ini supaya baterai smartphonemu lebih
tahan lama!
1. Kalau ruangan di sekitarmu sudah cerah, turunkan saja tingkat kecerahan layar HP-mu. Ini bisa menghemat baterai sampai beberapa jam

Selain
kurang bagus untuk matamu, layar smartphone yang kecerahannya sangat
tinggi merupakan salah satu penyebab bateraimu cepat habis. Karena itu,
mulai sekarang kamu harus lebih rajin mengatur kecerahan layar
smartphonemu sesuai kebutuhan. Kalau memang cahaya di sekitarmu terlalu
terang, kamu bisa meredupkan kecerahan layarmu, begitu juga sebaliknya.
Tapi kalau kamu cukup malas untuk selalu mengaturnya, kamu bisa
menggunakan fitur auto-brightness untuk mengatur kecerahan otomatis sesuai keadaan.
2. Push email atau perbaharuan email otomatis sebaiknya dinonaktifkan, kalau nggak mau daya bateraimu berkurang

Menyetel
otomatis perbaharuan email yang masuk di akun kamu memang membuatmu
cepat tahu informasi. Tapi, kamu tahu nggak kalau itu juga membuat
smartphone-mu mudah lowbat? Apalagi kalau kamu punya beberapa akun
email.
Nah, untuk menghemat energi smartphone, kamu perlu mengubah
pengaturan email. Jangan setel perbaharuan otomatis, ubahlah supaya
smartphone-mu membaharui email setiap 1-2 jam sekali saja. Kalau nggak
tahu cara menguba pengaturan ini di smartphone, kamu bisa melakukan
pembaharuan secara manual via email desktop.
3. Buat yang biasa mendengarkan lagu via streaming, lebih baik kamu putar playlist yang sudah ada di memori HP-mu

Mendengarkan
musik lewat streaming memang menyenangkan, soalnya kamu bisa sekaligus
update lagu-lagu terbaru. Namun, layanan streaming yang populer kalian
pakai jadi salah satu aplikasi yang menyedot daya bateraimu dengan
mudah. Soalnya layanan streaming sudah pasti menggunakan koneksi
internet entah jaringan seluler atau WiFi, dan itu membuat smartphonemu
terus bekerja mencari koneksi tersebut. Jadi, kalau misalnya dengan
streaming daya bateraimu bisa berkurang sebanyak 10 persen dalam waktu
dua jam. Sedangkan kalau kamu mendengarkan lagu dari playlist dari
memori smartphonemu, daya bateraimu hanya berkurang 5 persen dengan
waktu yang sama.
4. Kalau sinyal lagi jelek, lebih baik kamu nonaktifkan sementara koneksi selulermu

Saat
koneksi selulermu sedang kurang baik, smartphonemu menggunakan
energinya dengan maksimal untuk mencari sinyal. Sampai kamu pun heran,
kenapa ponselmu jadi lebih cepat habis baterainya. Tenang solusinya
mudah kok! Untuk menghematnya, kamu Cuma perlu menonaktifkan sementara
koneksi selulermu di tempat yang sinyalnya payah. Tapi kalau kamu
benar-benar membutuhkan koneksi internet, kamu bisa meminta koneksi
seluler kepada temanmu yang sinyalnya lebih bagus.
5. Kalau sinyal selulermu bagus, internetan pakai itu aja. Nggak mesti pakai WiFi kok buat hemat baterai

Sesekali
nggak perlu jadi fakir WiFi kalau memang koneksi WiFi-nya jelek.
Mending kamu tetap mengandalkan sinyal selulermu sendiri untuk
internetan. Intinya sebagai usaha kamu untuk menghemat baterai
smartphonemu sendir, jangan pelit dengan paket data.
6. Cara yang efektif bukanlah menonaktifkan semua app yang tidak terpakai. Tapi mencari tahu app mana yang menyedot energi bateraimu paling banyak

Menonaktifkan
semua aplikasi yang nggak terpakai justru bisa mempengaruhi kinerja
beberapa aplikasi yang lain. Untuk menghemat baterai, kamu harusnya tahu
aplikasi mana saja yang paling banyak menyedot energi bateraimu. Toh di
iPhone ataupun Android kamu bisa dengan mudah melihat konsumsi baterai
di setiap aplikasi.
7. Selain demi privasi, mematikan aplikasi pelacak lokasi seperti GPS juga membuat bateraimu lebih tahan lama

Kalau
kamu biasa mengaktifkan pelacak lokasi seperti GPS untuk menentukan
lokasimu berada di sosial media, mulai sekarang kamu harus
menghentikannya. Karena pelacak lokasi bukan cuma mengancam keamanan
dirimu, tapi juga mengancam daya tahan bateraimu. Di iPhone, kamu bisa
menonaktifkan pelacakan lokasi dengan masuk ke menu Privasi dan pilih
Layanan Lokasi yang ada di sana. Sedangkan untuk menonaktifkan pelacakan
lokasi di Android, kamu tinggal masuk ke dalam setelan aplikasi, lalu
pilih aplikasi, kemudian “Permissions” dan di sana ada pilihan untuk
menonaktifkan izin lokasi.
8. Tapi, mematikan fitur lokasi di aplikasi nggak selalu membuat bateraimu lebih hemat

Perlu
dicatat juga, mematikan fitur lokasi di aplikasi seperti sosial media
milikmu juga nggak selalu berhasil menghemat bateraimu. Sebaiknya, kamu
perlu melihat pelacak lokasi di aplikasi apa yang banyak memakai daya
bateraimu. Dengan begitu kamu bisa mempertimbangkan mana saja yang harus
kamu nonaktifkan.
9. Menonaktifkan notifikasi yang kurang penting, dengan begitu ponselmu bisa beristirahat dan baterai pun hemat

Kamu
terbiasa mengaktifkan notifikasi semua akun media sosialmu,
sampai-sampai di tampilan notifikasi di smartphonemu penuh. Kebiasaan
seperti sudah mulai harus kamu ubah, kalau nggak mau smartphonemu sering
tiba-tiba lowbat. Kamu pun harus tahu, notifikasi atau pemberitahuan
yang sering masuk ke akunmu itu yang membuat smartphonemu selalu aktif.
Saat pemberitahuan masuk, layarmu menyala akan menyala beberapa detik
untuk menampilkan pesan. Jadi demi menghemat baterai, kamu perlu
menginstirahatkan smartphonemu dari notifikasi akun-akun milikmu.
10. Konten iklan yang tiba-tiba muncul nggak cuma mengganggu kenyamanmu saat mengunjungi web tersebut. Tapi juga bisa menghisap daya bateraimu.

blok konten iklan via www.guidingtech.com
Waktu
membrowsing berita seringnya ada iklan-iklan muncul di web tersebut.
Kalau kamu anggap itu hal sepele, bisa dipastikan baterai smartphonemu
cepat habis. Karena itu, memasang pemblokir iklan juga penting untuk
memperpanjang hidup baterai. Misalnya pada ponsel Android, kamu bisa
menggunakan Ghostery Privasi Browser untuk memblok iklan dan itu cukup
menghemat baterai ponselmu sebanyak 8 persen.
11. Menggunakan charger dari produsen HP lain boleh saja kok, karena yang terpenting charger yang kamu gunakan punya kualitas yang baik

Kamu
sering mendengar kalau memakai charger dari pabrikan lain bisa merusak
baterai smartphone-mu. Kamu hasus tahu, kalau itu sebenarnya cuma
mitos. Mengecas smartphone menggunakan charger yang jenis ponsel lain
sah-sah saja kok! Asalkan cocok dengan konektor smartphonemu dan
memiliki kualitas yang baik — dengan kata lain charger yang original.
Karena masalah yang sering timbul itu biasanya, kamu menggunakan
charger bajakan yang kualitasnya kurang baik. Bukan cuma baterai dan
smartphonemu aja yang rusak, tapi juga bahaya lain untuk kamu seperti
konsleting.
Nah, itu dia beberapa tips untuk memperpanjang
hidup bateraimu. Kamu bisa memilih salah satu tips yang ada di atas.
Tapi, jangan lupa juga share komentarmu di bawah kalau kamu punya tips
yang lain. Selamat mencoba!