Berbicara keamanan finansial, jadi karyawanlah jawabannya. Berbicara
gengsi, karyawan juga jawabannya. Hidup hanya antara kantor dan rumah,
gaji sudah pasti setiap bulan, berangkat pagi pulang sore, dan begitu
seterusnya. Hal itu yang sebelumnya menjadi mindset Fadli Readi sebelum
ahirnya dia memutuskan untuk resign dari bank swasta tempat dia bekerja.
Sebagai seorang mahasiswa di Jakarta yang berasal dari daerah, Fadli
harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya kuliah. Dia
pernah menjadi pencari rongsok, bekerja di SPBU, jadi pelayan di sebuah
restoran dan terahir menjadi karyawan di sebuah Bank swasta.
Seiring berjlannya waktu, mindset Fadli mulai berubah sedikit demi
sedikit, hal itu dipengaruhi oleh faktor lingkungan kuliahnya. Pasalnya,
banyak dari teman teman kampus dia yang mulai berwirausaha. Fadli mulai
memutar otak, mencari inspirasi untuk buka usaha. Lalu, sebulan
kemudian sampailah dia pada sebuah keputusan bahwa dia mau membuka usaha
di bidang kuliner.
Kuliner merupakan usaha yang sangat gampang dimulai dan mudah juga
untuk gulung tikar jika tidak di manage dengan baik dan tidak punya
business plan yang baik pula. Roti Bakar menjadi pilihan usahanya, karna
kebetulan dia juga suka roti bakar. Dari sanalah dia mulai hunting
refrensi resep dan ide inovasi.
Dia mulai makan roti bakar dari satu tempat ke tempat lainnya untuk
menjadi bahan refrensi resep dan presentasi menu hidangannya. “Dari
sekian banyak tempat yang pernah saya datengi, ada beberapa kesamaan
diantara mereka. Meraka rata rata pake selai untuk setiap varian rasanya
kecuali pisangâ€. Tuturnya saat berbincang dengan kami (18/06/2014).
Dari sana dia mendapat ide segar sekaligus dijadikan Branding usahanya
Roti Buah Bakar (ROBUKA) yang terletak di areal PIK (Pusat Industri
Kecil) Penggilingan Jakarta Timur.
Jadi roti bakar yang Fadli jual menggunakan buah asli bukan selai
sehingga hal itu menjadi nilai tambah bagi produknya. Karna selain
segar, roti bakarnya juga sehat kerna pakai buah asli bukan selai.
Sampai sekarang sudah hampir satu bulan usaha Roti Buah Bakarnya
berjalan dan untuk saat ini masih menyediakan varian rasa pisang,
strawberry, dan nanas.
“Untuk sementara kami masih menyediakan tiga varian rasa dengan
beberapa modivikasi di toppingnya. Ada yang pake topping coklat keju,
sukade keju, original keju, original coklat dan split es krim dan juga
kami menyediakan es krim goreng†ujar Fadli seraya menginformasikan
menu-menu yang dia miliki.
Fadli sebagai owner berinisiatif sebentar lagi akan launching
menu baru satu paket dengan minumannya. Tidak cuma itu, demi
mendekatkan diri dengan para customernya sebagai media komunikasi,
Robuka telah menyediakan akun media sosial Yaitu, Twitter : @robuka2014
dan Facebook: Robuka.
Dalam perjalanannya, hingga saat ini usaha ROBUKA yang Fadli jalani
beromzet Rp. 250.000/malam. Sebuah omzet yang cukup menjanjikan untuk
ukuran usaha yang baru seumur jagung. (Fadli)