(Foto: Sindonews)
Klub asal Sumatera Utara PSMS
Medan dikabarkan tertarik untuk membeli klub Persiwa Wamena agar mereka
bisa tampil di Indonesia Soccer Championship (ISC) A.
Hal ini diungkapkan langsung melalui Penasihat PSMS Medan, Edy Rahmayadi, saat meninjau persiapan tim menghadapi ISC Seri B.
Saat ini sendiri beberapa punggawa PSMS sedang memperkuat PS TNI yang tampil di Piala Gubernur Kaltim.
''Saat ini kami sedang mencari sampan (tim) untuk mereka tampil di ISC A. Rencananya, kami membeli Persiwa Wamena,” ungkap Edy Rahmayadi.
Bagi Edy, PSMS pantas untuk bermain di tingkat kompetisi tertinggi di Indonesia usai meraih juara Piala Kemerdekaan 2015.
''Mereka (Manahati Lestusen dkk) sudah tidak bisa main Divisi Utama, karena bukan level mereka lagi. Jadi saya sedang berusaha agar mereka nanti bisa main di liga super itu, kasta tertinggi,” lanjut Edy.
Kenapa memilih Persiwa? Karena klub asal Wamena itu terbelih kesulitan finansial saat bermain di ISL 2014 lalu. Dan PT Liga Indonesia pun memberikan dua opsi. Yakni, istirahat selama semusim atau tampil di Divisi Utama. Namun, dibekukannya PSSI oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga, menjadikan kompetisi force majeuer.
Belum diketahu lebih lanjut apakah Persiwa siap tampil di ajang ISC 2016 ini, dimana sebanyak 18 kontestan ddiambil dari tim ISL 2014 lalu.
Hal ini diungkapkan langsung melalui Penasihat PSMS Medan, Edy Rahmayadi, saat meninjau persiapan tim menghadapi ISC Seri B.
Saat ini sendiri beberapa punggawa PSMS sedang memperkuat PS TNI yang tampil di Piala Gubernur Kaltim.
''Saat ini kami sedang mencari sampan (tim) untuk mereka tampil di ISC A. Rencananya, kami membeli Persiwa Wamena,” ungkap Edy Rahmayadi.
Bagi Edy, PSMS pantas untuk bermain di tingkat kompetisi tertinggi di Indonesia usai meraih juara Piala Kemerdekaan 2015.
''Mereka (Manahati Lestusen dkk) sudah tidak bisa main Divisi Utama, karena bukan level mereka lagi. Jadi saya sedang berusaha agar mereka nanti bisa main di liga super itu, kasta tertinggi,” lanjut Edy.
Kenapa memilih Persiwa? Karena klub asal Wamena itu terbelih kesulitan finansial saat bermain di ISL 2014 lalu. Dan PT Liga Indonesia pun memberikan dua opsi. Yakni, istirahat selama semusim atau tampil di Divisi Utama. Namun, dibekukannya PSSI oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga, menjadikan kompetisi force majeuer.
Belum diketahu lebih lanjut apakah Persiwa siap tampil di ajang ISC 2016 ini, dimana sebanyak 18 kontestan ddiambil dari tim ISL 2014 lalu.