
Khusyu’ dalam shalat adalah
hadirnya hati dan fikiran dengan apa yang sedang kita baca. Sehingga
memikirkan surga atau neraka disaat shalat tidak termasuk khusyu’ jika
bacaan kita tidak menerangkan tentang surga atau neraka. Adapun
cara-caranya adalah :
1. Shalatlah pada waktunya (harus ada waktu khusus untuk shalat).
Jangan sampai shalat kita lakukan di sela-sela kesibukan, seperti saat
masak atau yang lainnya, akan tetapi khususkan waktu untuk sholat dan
selain shalat kita singkirkan.
2. Memahami makna bacaan dalam shalat agar senantiasa hati dan akal
pikiran kita dapat terkait dengan makna bacaan dan tidak melayang
kemana-mana.
3. Menyingkirkan penyebab hilangnya khusyu’, seperti mematikan HP /
TV. Jika kita sedang ada janji hendaknya berpesan pada orang untuk
menunggu
4. Masuklah ke dalam sholat dengan tidak tergese-gesa dengan
berwudhu secara pelan berikut mendahulukan shalat qobliah dengan pelan.
5. Jangan terburu-buru disaat hendak keluar dari sholat dengan
melazimi wirid dan doa serta ditutup dengan shalat ba’diyah bagi sholat
yang ada ba’diyahnya.
6. Memohonlah kepada Allah SWT agar diberi kekhusyu’an, sebab kekhusyu’an adalah karunia dari Allah SWT.
Wallahua’lam bisshowab.